 |
| Int |
Rasanya saya harus menata paragraf yang lebih panjang mengapa postingan seorang Tere Liye harus ditanggapi dan dikritik. Bukan dianggap hal biasa dan dibiarkan berlalu.
Marilah kita sebut Tere Liye sebagai penulis yang belakangan ini produktif. Banyak novel yang dituliskan digandrungi anak muda, bahkan dianggap novel yang harus mereka miliki. Begitulah banyaknya fans yang dimilikinya sehingga ia menjadi sedikit fenomenal (sebenarnya ini juga membuktikan bahwa kecendrungan pemuda di negeri ini lebih suka sesuatu yang sedikit melow, fiksi dan tokoh fiktif yang seakan mewakili dirinya dalam novel-novel Tere Liye. Ketimbang buku-buku karangan ilmiah yang mencoba mengungkap fakta dalam.bahasa yang sedikit fornal).
Tulisan Tere Liye dalam akun sosial medianya menuai banyak reaksi. Kritik pedas dilayangkan. Namun dalam perkembangannya memang sedikit berlebihan jika ada yang mengeluarkan kata kebun binatang. Saya pun mengkritik. Kritik adalah penyampaian cinta bagi saya. Pertama karena.mencinta negeri ini, berikutnya menyayngkan isi postingan itu.